FPI : Film Popcorn Indonesia

September 04, 2015

Meletakkan film Indonesia pada porsinya, sebagai media informasi ataupun hiburan adalah salah satu cara ‘menonton’ film. Perkembangan film Indonesia sejak kebangkitannya menuai berbagai macam konsekuensi, baik konsekuensi kualitas maupun kuantitas, ditambah lagi dengan perkembangan teknologi digital yang semakin memudahkan insan film untuk berkarya. Kuantitas film Indonesia yang makin banyak ini tentunya mengakomodir kepentingan para pembuatnya baik produser, investor, maupun pemegang kendali proses berkarya,sutradara.

Dari pemaparan diatas tentunya penonton harus mampu meletakkan karya-karya film tersebut sebagai sebuah produk yang sarat makna, entah makna substansial maupun makna yang ringan-ringan saja. Tak perlu menggerutu dengan hadirnya film chiki-chiki atau pocong-pocong yang beredar di bioskop. Penonton bisa memilih kok film mana yang akan ditonton.

Film Popcorn : Film ini biasanya ringan-ringan saja, bisa kita tinggal untuk makan popcorn yang large size sekalipun sambil mengamati butiran popcorn yang kita makan. Kehilangan beberapa shotpun nggak masalah, kita tetap akan tahu bagaimana akhir ceritanya.

Film Kopi : Sejenak meninggalkan filmnya dan menenggak sedikit kopi, dan kita masih secara utuh paham alur ceritanya. Kopi tak usah sering-sering diminum kan?

Film Hening : Butuh konsentrasi tinggi untuk menonton film jenis ini. Ketenangan sangat dituntut disini. Kejernihan nalar yang dipersiapkan sebelumnya. Sayang, film seperti ini jarang sekali :)
Pengin nonton film yang mana? terserah. Semua berpulang kepada kepentingan pribadi dan motivasi kita saat menonton.



Salam Film Nusantara

No comments:

Post a Comment